Bangkinang Kota (SANGGAM.info) – HPDKI Kampar boleh berbangga. Menyusul sukses besar helatan kontes domba dan kambing ke-2 Tahun 2023. Kontes yang menghadirkan 97 peserta tersebut memperebutkan Piala Bupati Kampar.
Kontes ini memperlombakan 8 kategori yakni; Kelas Kambing Bibit Kambing Pedaging, Kelas bibit Kambing Perah, Kelas Kambing Jawa Randu, Kelas kambing Sanen dan Savera, Crosbur, Kelas Ekstrim Kambing, Dan kelas ekstrim domba.
Demikian disampaikan Sekretaris Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Kampar Muhammad Rafiq dalam sambutannya dihadapan Pj. Bupati Kampar Dr. H. Kamsol, MM yang diwakili Assisten 2 Setdakab. Kampar Suharmi dan undangan lainnya.
Dikatakan Opiq, begitu ia biasa dipanggil, Kontes Kambing ke-2 HPDKI Kabupaten Kampar ini satu-satunya kontes Kambing di Provinsi Riau dan salah satu tujuannya ialah meningkatkan sillaturrahmi sesama pengusaha dan peternak Kambing.
“Kontes Domba dan Kambing tahun 2023 ini diikuti 97 Peserta 8 kelas. Pesert berasal dari Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah, Kabupaten Rokan Hulu, Kota Pekanbaru, Kabupaten Indra Giri Hulu, Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Kuantan Singingi (Kuansing),” Papar Opiq, juga memberikan apresiasi kepada peserta kontes dari Provinsi Sumbar.
Ditambahkannya, Panitia menyediakan 8 ekor kambing, 8 tropi dan sertifikat bagi pemenang kontes masing-masing kels yang diperlombakan. Disamping itu ada doorprize berupa bibit tanaman, obat-obatan ternak, yang istimewa satu paket umroh gratis, Sakinah Tour & Travel.
Diakhir sambutannya, Opiq menyempatkan bacakan sebuah pantun, “Pergi ngarit hujanpun datang, membeli kambing untuk diperah. Selamat datang di Kota bangkinang, silaturrahmi membawa berkah,” Demikian Opiq disambut tepuk tangan hadirin.
Ketua HPDKI Kabupaten Kampar Kurnia Muttaqin menambahkan, kontes ini dalam upaya menjadikan Kampar sentra ternak domba dan kambing di Riau yang menjadi tem kegiatan. Dengan demikian, akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat di Kampar.
“Harapan kami agar kegiatan ini berkesinambungan, dapat diangkat sebagai agenda tahunan Pemda Kampar. Sebab ini memberi dampak bagi sektor perekonomian dan pariwisata. Ketua HPDKI Kabupaten Kampar Kurnia Muttaqin ini juga menegaskan, HPDKI merupakan wadah berkumpul, berbagi pengalaman dan ilmu sesama peternak, Pembinaan kepada peternak pemula, Mengatasi penyakit, selain itu HPDKI Kampar juga melakukan terobosan di bidang UMKM, yakni menghasilkan produk-produk olahan ternak Domba dan Kambing berkualitas tinggi,” Sebut Muttaqin. (Rwhy)









