Bangkinang (SANGGAM.info) – Kabar bakal mundurnya H. Catur Sugeng Susanto, SH., MH dari DPC Partai PKB sudah lama beredar. Keinginan Bupati Kampar periode 2019-2022 ini juga sampai ke telinga Suharmi Hasan. Ketua DPC Partai PKB sebelum Catur ini mengaku kaget dengan wacana tersebut.
Informasi mundurnya Catur tersebut, kata Suharmi menjawab SANGGAM.info melalui seluler kamis, 21/07/2022, disampaikan kader PKB Provinsi Riau. Namun ketika ditanya apa alasan Catur mengundurkan diri, tidak ada jawaban pasti.
“Menurut saya, mundurnya Catur sama saja dengan mengangkangi partai PKB. Bukankah tempo hari, Catur yang berusaha untuk menjadi pimpinan partai, walaupun tanpa sowan kepada saya sebagai mantan Ketua PKB Kampar. Lalu ia (Catur-red) melakukan manuver-manuver ke DPW PKB Riau dan DPP PKB, hingga tampuk Ketua PKB itu berhasil diraihnya,” Ucap Suharmi Hasan.
“Saya menegaskan, langkah Catur dan penetapan ia sebagai Ketua DPC PKB Kampar ada mekanisme dan ad/art partai yang dilanggar. Namun ketika itu berbalik menyerang saya. Intinya saya tidak suka dengan Caturnya, namun lebih pada mekanisme partai yang tidak dijalankan,” Tegasnya.
“Nah sekarang, Catur hendak loncat pagar lagi ke partai lain. Ini kesannya Catur seperti main-main dengan PKB yang dilahirkan oleh kara Kiyai besar. Untuik itu saya menyarankan pada PKB untuk memecat Catur sebagai Ketua DPC PKB Kampar,” Ujarnya.
Ia sudah kita amanahkan memegang Partai PKB di Kampar, dan tidak ada yang ia lakukan untuk membesarkan PKB. Kita berharap ia mampu melakukan upaya membesarkan partai.
“Menyoal bersyukur atau tidaknya kita ditinggal Catur, ya karena tidak ada efeknya, ditinggalkan juga tidak ada efeknya. Bahasa lain, di PKB ia tidak berpengaruh, keluarpun tidak berpengaruh terhadap Partai PKB,” Ucap Suharmi lantang.
Dikatakan Suharmi, alasan Catur mundur karena kesibukannya menyelesaikan pendidikan strata 2 di Yogyakarta, sah-sah saja ia beralasan demikian. Namun bukankah ketika menjabat bupati Kampar dulu ia justru lebih sibuk. Lha, kenapa saat menjadi kepala daerah dengan segala kesibukannya ia berkenan menjadi ketua partai? Sekarang ia tidak ada jabatan apa-apa, masak itu menjadi alasan mundurnya Catur dari PKB. Itu tidak mauk akal. Sepertinya ia mempermainkan Partai PKB,” Tegas Suharmi lagi.
Partai PKB dlahirkan oleh para kiyai sepuh. Apapun tugas dan tanggung jawab yang diembankan kepada kita melalui partai ini, harus dilaksanakan dengan baik, penuh dengan rasa tanggung jawab,” Pungkas Suharmi.
Sementara itu, H. Catur Sugeng Susanto, SH., MH ketika dikonfirmasi melalui jaringan seluler, tidak mengangkat panggilan SANGGAM.info. chating what’sApp pun tidak dibalasnya terkait pemberitaan ini. (Full)









