Tiga Manfaat Besar pada One Day No Rice

41
            Bangkinang (SANGGAM.info) Satu Hari Tanpa Beras! Wuoww. Gerakan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar dengan cepat menuai pro kontra. dikalangan pro, tentu saja mereka mendukung dengan dalil-dalil dan kajian ilmiah. Sementara bagi yang kontra ini masih berat untuk diterima dengan alasan sederhana, Kita belum terbiasa tanpa beras dalam sehari.
            Kenapa harus lahir gerakan One Day no Rice ini? Kepala Dinas Ketahanan Pangan Aliman Makmur kepada Sanggam.info menjelaskan kronologis program ini. Dikatakannya, “dalam ajaran agama kita Islam menganjurkan ibadah senen dan kamis. maka dari itu, dalam surat edaran Bupati Kampar ini, beliau menghimbau untuk berpuasa pada hari kamis. Niat utamanya tentulah ibadah,” kata Aliman Makmur.
            Dikatakannya, “Jumlah konsumsi beras Kabupaten Kampar adalah 116.8 kg perkapita, pertahunnya. Atau rata-rata 320 gram perkapita, perhari lebih tinggi  dibandingkan kuantitas konsumsi rata-rata nasional, yakni  sebesar 114 kg perkapita, perhari. Inilah salah satu dasar pemikiran pokok kenapa Kabupaten Kampar mengadakan gerakan one day no rice ini.
            Ada Tiga Aspek penting dibalik program ini, Kata Aliman didampingi Kabid Konsumsi Dinas Ketahanan Pangan Kampar, Ridwan Effendi. Pertama, adalah nilai ibadah. hal ini jika kita kaitkan dengan berpuasanya kita pada hari kamis seperti himbauan yang tertera pada surat edaran Bupati Kampar Nomor : 444.3/DKP-Set/311, tentang Gerakan Satu Hari Dalam Seminggu Tanpa Beras (One Day No Rice) tersebut.
            Manfaat kedua adalah bagi Kesehatan.  Berdasar hasil penelitian, bahwa terlalu banyak mengkonsumsi bahan pangan dari beras, dapat mengakibatkan Obesitas, diabetes, dan hipertensi. dan yang terakhir adalah dapat menunjang penguatan ekonomi Keluarga,” Kata Aliman. (Full)
Komentar Facebook