Syahrul Aidi Apresiasi Syahrial Abdi

228
Syahrul Aidi Ma'azat
 
Bangkinang (SANGGAM.info) – Pj. Bupati Kampar kebut kerja. Hal itu ditandai dengan konsolidasi daerah yang dilakukannya malam selepas pelantikannya sebagai Pejabat Bupati Kampar. Hal itu setidaknya ditandai dengan digelarnya rapat kerja dengan pihak Legislatif Kabupaten Kampar. Pada pertemuan yang dihadiri mayoritas anggota DPRD Kabupaten Kampar tersebut membahas lima hal pokok.
Demikian disampaikan H. Syahrul Aidi Maazat kepada SANGGAM.info 12/12/2016 via jaringan seluler. Dikatakan Syahrul, Pihak eksekutif dibawah kepemimpinan PJ. Bupati Kmapar, Syahrial Abdi memang punya komitmen. Komitmen tersebut ditandai dengan rapat yang digelar sesegera mungkin dengan DPRD,” Ujar Syahrul.
Ia mengatakan, Lima hal pokok itu adalah APBD Perubahan 2016, APBD Murni 2017, Ranperda Organisasi Perangkat Daerah, PNS yang dimutasi tanpa adanya penyebab yang jelas dan terakhir adalah Persoalan kepala desa yang dinon aktifkan oleh Bupati Kampar sebelumnya.
Dikatakan Syahrul, untuk poin ke empat tadi, mencontohkan kasus mutasi tanpa adanya kejelasan itu adalah istri Repol, S.Ag, dan Istri Agus Chandra yang keduanya adalah Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar. Termasuk guru yang menyambut anggota dewan di Terantang tempo hari,” Terang Syahrul.
Dalam kesempatan tersebut, Syahrul menyebut kan bahwa Pj. Bupati Kampar merespon baik dan akan mencarikan solusi untuk hal-hal penting dibahas dalam rapat tersebut. “Bupati meminta agar persoalan tersebut dilaporkan kepada DPRD, khususnya atas mutasi mereka itu tidak logis dan tidak wajar.
“Secara pribadi berkeyakinan bahwa komitmen Pj. Bupati Kampar ini kuat untuk menormalkan dan menstabilkan roda pemerintahan. Apa-apa yang terjadi selama ini yang membuat ketidak stabilan daerah.
“Dengan bekal pendidikan dan pengalaman yang dimiliki Syahrial Abdi, bisa menyelesaikan permasalahan di Kabupaten Kampar. Dan kami (DPRD-red) inigin membuktikan bahwasanya persoalan TPP yang dikeluhkan oleh PNS selama ini titik permasalahannya bukan di DPRD. DPRD sudah beberapa kali menyurati Pemda Kampar dibawah kepemimpinan Jefry Noer untuk menyerahkan KUA PPAS APBD Perubahan. Jadi tidak ada niat DPRD untuk memangkas dana APBD ataupun TPP PNS tersebut,” Terang Syahrul Aidi.
Ditambahkannya, “Meski dalam kurun waktu yang amat singkat di Desember 2016 ini, kita Eksekutif dan Legislatif akan bahas kebut persoalan-persoalan mendasar itu siang dan malam. Kita yakin itu bisa dicapai. Karena komitmen Syharial Abdi selaku PJ. Bupati Kampar amat tinggi. Tentu saja kita di DPRD apresiasi itu,” Ujar politisi dari PKS ini lugas.
“Selama ini pemimpin yang lama tidak ada niat menyelesaikan persoalan ini secara bersama. Itu yang terjadi,” Tandas Syahrul Aidi sembari menyebut bahwa kerja Panitia Hak Angket DPRD Kampar terhadap Keputusan Bupati Kampar lalu tetap jalan, yang kerjanya Panitia hak angket ini paling lama dua bulan sejak di Bentuk. (Full).
Komentar Facebook