Kepala UPTD XIII Koto Kampar Siap Terima Konsekuensi.

153
Bangkinang (SANGGAM.info) – Panitia Khusus (Pansus) dugaan pungli seragam sekolah, memberikan apresiasi kepada Kepala UPTD XIII Koto Kampar Zainal Arifin. Yang telah bersedia hadir dalam Rapat Dengar Pendapat guna memberikan keterangan pada Senin (28/11) pagi.
Hal ini dikarenakan pihak pansus yang sedianya, memanggil Dinas Pendidikan melalui 21 UPTD nya. Hanya dari XIII Koto Kampar saja yang bernyali hadir. Kepada awak media, Zainal mengatakan dirinya siap dengan konsekuensi kedepan. Karena dirinya menilai tidak ada yang salah dengan menghadiri RDP tersebut. “Inikan cuma jabatan, semuanya hanya titipan. Baonti baonti malah, apo juo le.” Ucap Zainal dengan logat Ocunya.
Sementara dilain pihak Hendra salah seorang Kepala UPTD Bangkinang, yang juga tidak ikut serta dalam RDP saat di konfirmasi melalui telefon selulernya mengutarakan bahwa tidak adanya intruksi dari Kepala Dinas. “Kita kan juga punyo koridor tersendiri, alasan saya tidak menghadiri rapat tersebut karena tidak adanya intruksi dari Kepala Dinas. Jadi jangan disalah artikan kalau ada intervensi maupun tekanan.” Terang Hendra.
Anggota pansus yang diketuai Fahmil SE, mendukung langkah Zainal. Selain itu juga dari pansus memberikan sebuah cinderamata berupa buku yang mengisahkan tentang guru teladan meskipun hanya sebagai guru honor. “Masih bersempena hari guru kami juga hadiahkan buku, yang tlah memberikan teladan bagi kami.” Terang Fahmil.

Dalam kesempatan tersebut, Fahmil juga kembali menegaskan agar UPTD dan Kepala sekolah menghentikan pengadaan seragam sekolah yang dapat mengarah ke pungli. “Sesuai dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang saber pungli kita harap ini bisa di implementasikan. Karena disana jelas disebutkan item- item kegiatan pungli, dan berdasar aduan dari masyarakat salah satunya pengadaan baju seragam sekolah,”Tegasnya.(Dyat/Full).

Komentar Facebook