Jefry Noer Beri Pernyataan: Yasir Ahmad Tabano Marah Besar

26549
c

          Bangkinang (SANGGAM.info) Ketika nilai-nilai adat-istiadat Kampar dipergunakan untuk kepentingan yang tidak semestinya, dan terkesan pula adat-istiadat tersebut dipelintir maka hampir dipastikan semua elemen masyarakat Kampar marah besar.

Pernyataan tersebut terlontar dari Yasir Ahmad Tabano kepada SANGGAM.info, 18/03/2016 lalu. Melalui jaringan seluler tokoh pemuda Kampar tersebut menyatakan kemarahannya juga tak dapat dibendung lagi.

“Saya semakin hari kok gelisah dan tak habis pikir. Kenapa Dubalang Kampar ini dijadikan alat untuk memecah belah komponen masyarakat Kampar,” Kata Yasir. Dilanjutkannya, “Saya membaca sebuah situs online, disana Jefry Noer selaku Pucuok Andiko mengatakan, kalau seorang saja anggota Dubalang Kampar yang disakiti maka sama dengan menyakiti seluruh anggota Dubalang Kampar,” Imbuh Pria yang merupakan Ketua Tim Sahabat Jefry Noer pada pilkada 2011 lalu lantang dan menyebut nama media online tersebut.

“Pernyataan seperti itu secara tidak langsung berbau provokatif terhadap ormas Dubalang Kampar sendiri. Bukankah dengan pernyataan itu nantinya timbul perpecahan dikalangan masyarakat Kampar. Rakyat Kampar ini kan semuanya masyarakat dia (Jefry Noer) sendiri nich. Kenapa kok melontarkan pernyataan seperti itu,” Sesal Yasir.

“Saya tegaskan disini, bahwa saya sangat menyesalkan adat dan istiadat walaupun hanya nama atau gelar adat yang dicatut oleh Dubalang Kampar yang dibuat oleh Jefry Noer. Saya sangat cinta dengan negeri ini. Saya tidak mau rakyat Kampar terkotak-kotak, apalagi yang membuat terkotak-kotak tersebut adalah pemimpinnya sendiri,” Kata Yasir tak bisa dihentikan, sembari berkata SANGGAM.info jangan takut akan pemberitaan.

Harusnya Jefry Noer membenahi ormas-ormas ataupun organisasi lain yang sudah ada. Saya piker sudah komplit berbagai organisasi di Kampar ini, tinggal lagi pembinaan dan pemberdayaan ormas, LSm atau organisasi lain tersebut. Tidak lah lagi perlu membentuk ormas Dubalang Kampar, meskipun sudah dikukuhkan beberapa waktu lalu,” kata Yasir lagi.

Bukan malah sebaliknya membuat ormas baru untuk membuat tandingan organisasi lain, dan lazimnya semua Organisasi itu dibentuk adalah untuk membantu kinerja pemerintahan. Bukan malah berafiliasi atau memihak bahkan jadi alat kekuasaannya, yang akhir-akhir ini saya lihat mulai memprovokasi masyarakatnya,” Kata Yasir lagi.

Sangat tidak pantas seorang bupati Kampar membuat organisasi kemasyarakatan, yang terkesan bakal memprovokasi masyarakatnya sendiri. Seperti mmembuat rumah dalam rumah. Dan terkait Dubalang Kampar itu tidak bisa dibadan hukumkan,” Imbuh yasir.

“Saya tanbdaskan itu sudah harga mati, tidak akan bisa dibadan hukumkan, adat ya adat, ormas ya ormas, jangan pernah jadikan masyarakat dalam ormas alat untuk kepentingan kekuasaan politik secara pribadi ataupun kelompok,” Ujar Yasir (Full).

 

 

Komentar Facebook