Jalan Lingkar Memprihatinkan, Dinas Bina Marga carikan solusi

1460

Hati-hati. Jika anda melintas di jalan Lingkar dari Simpang Batu Belah ke Simpang Panca Salo. Sebab beberapa titik disepanjang jalan lingkar tersebut bias saja merenggut nyawa. Hal itu taklah berlebihan, mengingat jurang yang menganga lebar akibat gerusan hujan deras sepanjang musim hujan ini berpotensi besar mengakibatkan kecelakaan.

Sebut saja jurang dalam disimpang jalan lingkar menuju SMEA Salo. Kedalaman jurang sudah lebih dari empat meter, bahkan lebih. Jika pengendara motor atau mobil tak hati-hati, maka akan berakibat fatal.

Begitu juga dengan jurang yang ada di sekitar Bukit Tikar Desa Salo. Jurang tersebut kedalamannya diperkirakan sudah lebih dari lima meter. Bahkan jurang tersebut sudah menggapai bibir aspal jalan lingkar.
DSC07957

Hal tersebut diakui Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar Indra Pomi. Kepada SANGGAM.info Minggu malam, 01/02, Indra menyebutkan pihaknya sudah mengetahui hal itu. Bahkan ancaman terhadap keselamatan pengguna jalan.

Untuk itu, pihaknya akan sesegera mungkin mencarikan solusi terbaik dan tercepat. “Kalau bisa masuk dalam anggaran tanggap darurat, syukur Alhamdulillah. Namun yang jelas kita berupaya mengatasi masalah itu dengan cepat, biar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terpenuhi,” Ujar Indra Pomi melalui sambungan selulernya.

“Untuk jangka waktu dekat ini kita juga sudah mengajukan proposal dana dari pusat (Jakarta-red) untuk menuntaskan pembangunan jalan lingkar Batu Belah – Salo tersebut. Kita amat berharap semasa kepemimpinan Bapak Jefry dan Ibrahim Ali ini bisa rampung pengerjaannya,” Imbuh Indra Pomi yakin.

DSC07962

“Memang, jalan lingkar tersebut dari Simpang Batu belah ke Simpang Empat Perkantoran Bupati Kampar menjadi porsi dan dikerjakan oleh Provinsi. Sedangkan selebihnya sampai Simpang Panca Salo adalah dana Kampar. Namun kita mengupayakan juga dana dari pusat,” Terang Indra.

Terhadap ketidak nyamanan pengguna jalan akibat longsornya ruas jalan tersebut Indra Pomi mewakili Pemda Kampar mohon maaf. “Namun demikian, kita akan segera tanggap dan carikan solusi terbaik,” Pungkas Indra. (Full).

Komentar Facebook