Ini Pendapat Fian Pantogi soal Dubalang Kampar

768

Bangkinang (SANGGAM.info) Suara lantang muncul dari sosok Fian Pantogi. mungil yang kini jalani profesi Seniman itu miris dengan kondisi Kampar saat ini. Apalagi munculnya Dubalang Kampar.
Kepada SANGGAM.info 24/02/2016 dikediamannya, Fian merasa ada sebuah ketidak nyamanan pada dirinya menyusul lahirnya LSM atau Ormas Dubalang Kampar yang di pimpin Jefry Noer. Pria yang sering berpenampilan apa adanya ini melihat ada yang harus diluruskan dengan Dubalang Kampar.
“Meski itu gawean yang tepatnya adalah Lembaga Adat atau komponen Ninik Mamak dan Pemangku Adat. Namun kita anak kemenakan sebagai elemen dari Adat itu sendiri punya tanggung jawab yang besar terhadap lahir dan sepek terjangnya Dubalang Kampar ini,” Kata Fian lantang.
Adat Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoghangan itu sangat bergeser dengan adanya Dubalang Kampar ini. Kenapa, Jefry Noer itu adalah pemimpin atau kepala daerah, sementara itu ia mencaplok status adat dengan mengangkat dirinya sendiri sebagai Pucuok Andiko,” Sebut Fian lagi.
Dikatakan Fian, Yang kita tahu, Tali Bapilin Tigo dan Tigo Tungku Sajoghangan adalah tiga elemen di negeri kita Kampar ini. Yakni, Pemerintah, Ulama dan Pemangku adat. Tampaknya Jefry ini ingin menguasai ketiga-tiga elemen ini. Makanya tidak akan ada lagi kestabilan apapun baik, politik, ekonomi, budaya di Kampar karena cenderung monopoli tiga status ini oleh Jefry Noer.
Entahlah ya, saya tidak faham dengan pola pikir seorang Jefry Noer apalagi para pengikutnya. Jefry Noer ini kan ‘rusak parah’ ini. Kedepannya persoalan Dubalang Kampar ini harus tuntas. Yakni, ganti nama. Tak mau, ya harus dibubarkan,” Kata Fian sembari melempar banyak tanya yang tak berkesudahan. (Full).

Komentar Facebook