CERITA DIMUSIM HUJAN ITU ‘KEMBALI’

83
            LIPAT KAIN (SANGGAM.info) Hujan deras mengguyur bumi Lancang Kuning berbuah Banjir. Meski baru beberapa hari saja, sejumlah masyarakat di beberapa wilayah sudah merasakan akibatnya.
Seperti di Jalan Lintas Lipat kain – Lubuk Agung,  ruas parah jalanan begitu mengenaskan. Hal itu tergambar pada tiga titik utama jalanan yang rusak parah, salah satunya di kilometer sepuluh. Sejumlah mobil sulit melintasi ruas jalan rusak yang panjangnya mencapai satu kilometer.
Demikian disampaikan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) Eko Firnanda, melalui jaringan seluler setelah mengirimkan foto ruas jalan dan banjir yang melanda kawasan tersebut. Dikatakan Eko, selain ruas jalan yang rusak itu pada minggu Malam sebuah genangan terlihat dalam Masjid di Desa Sungai Serik.
“Meski  pihak pemerintah daerah baik Kabupaten atau Kecamatan belum mengunjungi atau member solusi terhadap itu semua, namun tokoh masyarakat sudah mengadukan hal ini kepada Anggota DPRD Kabupaten Kampar Repol, S.Ag. dan menurut Eko Firnanda, Repol sudah menghubungi Dinas PU Provinsi untuk segera diselesaikan solusi akibat musim hujan ini, terutama menyangkut Jalan yang rusak parah tersebut,” Imbuh Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Kampar Kiri ini cemas akan lebih parahnya akses jalan dan musibah lain yang akan menyusul,” Kata Mahasiswa Fakultas Ekonomi semester delapan UIR ini.
Ekopun berharap semoga musibah yang berbuah verita tahunan wilayah Kampar kiri ini tidaklah berlama-lama, agar diselesaikan dengan cepat dan serius. Sebab dengan masalah utama macetnya akses infrastruktur jalan ini akan berakibat meluasnya persoalan, yakni minimnya pasokan sembako dan lainnya. Tentu saja ini akan berakibat fatal bagi masyarakat Kampar Kiri terutama yang berada di Kampar Kiri Hulu,” Pinta Eko Firnanda. (Full).
Komentar Facebook