Asah Batu dari Hati (Warung Batu SINAR JAYA)

2225
Asah Batu Akik SINAR JAYA
Asah Batu Akik SINAR JAYA

Sore itu cuaca di Kota Bangkinang redup. Tapi tidak demikian di ruas Jalan Agussalim

Bangkinang. Tepatnya disebuah warung bekas pedagang ponsel. Berjubel pengunjung padati itu

warung. Beberapa pekerja sibu dengan aktifitas asah mengasah batu akik. Bunyi dering mesin

pembelah batu menambah ramainya suasana. Dus, para lelaki adu ‘cantik’ batu dijemari membuat

Itulah sekilas pemandangan yang selalu terjadi di asah batu SINAR JAYA. Sang pria lajang

pemiliknya tersenyum tatkala SANGGAM.info menyapa. “Untuk hari ini jatah asah bang Iful

Cuma tiga buah batu,” Kata Anas sang pemilik Sinar Jaya.

Yah, kami para penggandrung batu akik yang mendunia saat ini, lebih memilih tukang asah/

gosok batu akik di sini. Ketika hal itu ditanaykan kepada Anas, kenapa? Anas tak bias jawab. “Itu

tak tahulah kita bang, yang jelas kita di sini, berupaya melayani, serta mengerjakan batu akik milik

penghobi dengan baik,” Kata Anas.

Menurutnya, mengasah batu ini harus dari hati, karena benda keras ini tidak akan mudah

dibentuk menjadi sebuah cincin atau mainan kalung sekalipun tanpa dimulai dari hati. Dan saya,

memulai asah batu itu bukan ketika sudah duduk di mesin asah ini mengolah, melainkan ketika

membelah atau memotong batu saya sudah berfikir, segini kekerasan batu, maka kita sudah

menakar bagaimana cara mengolah batu itu. Sebab batu akik ini terdiri dari berbagai tingkat

kekerasan. Jadi artinya kita tidaj bias menyama ratakan cara mengolah batu akik ini, Bang,” Ujar

Anas pria lajang semampai ini serius.

Lanjutnya, “Pun banyak hal penting yang harus disekolahkan, (Dipelajari-red) tentang batu

akik ini. Bagaimana menjaga keselamatan batu, kemulusan asah, tingkat pengkilatan, serta

pengukuran bidang batu harus ditentukan secara matang,”Ujar Anas yang punya anggota 5 orang

Namun demikian, Anas menyebutkan bahwa jika mengasah batu itu tidak dari hati, maka

niscaya kesempurnaan asahan batu itu tidak pula sempurna. Bias jadi bahan yang bagus jadi retak,

pecah, cacat, asahan tidak bagus, kemulusan kurang serta pengkilatan batu tidak wahh, makanya

terjadi ketidak puasan pelanggan. Untuk itu di Sinar Jaya kita

pelanggan,” Tutup Anas sumringah. (Full).

Komentar Facebook