2016, Jefry Noer Habis… PERPOLITIKAN KAMPAR MENGHANGAT

4495

 

             Tahun 2016 adalah tahun penentuan duet kepemimpinan Jefry Noer dan Ibrahim Ali, SH. Tahun ini adalah berikut tahun dimana perpolitikan Kampar akan menghiasi pembicaraan-pembicaraan di masyarakat Kampar, karena Kepemimpinan Kampar harus berganti.

            Pembicaraan atas wacana pergantian pemimpin di Kampar mulai tersusun, baik strategi politik, arah perpolitikan serta politik itu berpihak kepada siapa? Dan ini hangat untuk disimak. Berikut investigasi SANGGAM seputar dunia perpolitikan Kampar seiring mulai berjalannya waktu di tahun 2016,  maka kita akan melihat beberapa peristiwa penting sebagai berikut :

  1. Sekretaris DPD KNPI Kampar Taufik Sarkawi, SH menyatakan KNPI Kampar akan mengusung Rahmat Jevary Juniardo sebagai kandidat calon bupati. Maka dari itu, si Taufik menghimbau agar barisan KNPI mulai dari tingkat Kabupaten sampai ke desa harus mendukung Ardo untuk maju menggantikan ayahandanya Ir. H. Jefry Noer, SH sebagai Bupati Kampar di periode 2011-2016.
  2. Berbagai baleho dan banner marak berserak di sepanjang jalan Negara, jalan provinsi, jalan Kabupaten bahkan sampai setingkat Gang kecil. Hal itu menunjukkan banyaknya peminat Kursi Kampar 1 di pertarungan pilkada Kampar 2017 meski mereka belum yakin perahu mana yang akan mereka tumpangi.
  3. Ketua DPRD Kampar kecewa kepada dua orang kader Partainya yakni Partai Golkar lantaran partai terbesar di Kampar itu cenderung ‘manut’ kepada kepentingan calon lain yang beda warna partai. Kemarahan tersebut tertuju kepada Eka Sumahamid dan Taufik Sarkawi, yang masing-masng mereka adalah Sekretaris DPD Partai Golkar Kampar dan Sekretaris AMPG Partai Golkar Kampar. Oleh sejumlah kader Partai Golkar lainnya kejadian itu akan berakibat buruk bagi citra partai jelang pilkada Kampar 2017 yang akan datang. Meski demikian beberapa kalangan menyangsikan kekuatan yang sedang dibangun kedua orang tersebut akan berujung untuk menyukseskan Ardo atau Eva Yuliana Jefry yang masing-masing anak dan istri Jefry Noer bupati Kampar saat ini.
  4. Wakil Ketua DPRD Kampar berganti dari Ramadhan ke H. Sahidin, itu menandakan ada apa-apanya di tubuh Partai matahari terbit ini terkait agenda pilkada 2017 yang tahapannya dimulai KPU di bulan mei 2016 ini.
  5. Bukan main, sapipun ‘bermain politik’. Anggaran sapi di Dinas Peternakan Kabupaten Kampar di tahun 2016 adalah sebesar Rp. 115 Miliar. Angka fantastic untuk kepentingan politik keluarga Penguasa hari ini, mengingat banyaknya wacana dan kalkulasi public atas penggunaan sapi untuk kepentingan mulusnya ‘pertaruhan’ Ardo atau Eva Yuliana Jefry Noer di pilkada Kampar 2017. Ehh, sapipun ikut memainkan peran diperpolitikan Kampar. Meski anggaran itu disinyalir tidak disetujui DPRD Kampar yang berbuntut pengancaman kepala Ketua DPRD Kampar bakal pecah jika tidak memuat anggaran sapi tersebut. Ancaman yang ditujukan kepada Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, S.Ag yang notabene adalah Ketua DPD Partai Golkar Kampar, dilakukan oleh pengurus teras Partai Golkar Kampar Nur Adlin alias Delin. Ini pun menimbulkan pertanyaan besar, ada apa di tubuh Golkar Kampar?
  6. Munculnya wacana bahwa ratusan Kepala Desa yang dinon aktifkan Jefry Noer akibat bermacam kesalahan dan dalih, akan dikembalikan pada posisi semula. Hal ini guna antisipasi ‘amuk’ warga ratusan desa yang bakal menghambat lajunya popularitas Ardo atau Eva Yuliana Jefry Noer di pilkada Kampar yang akan datang.
  7. Jefry Noer melalui orang-orangnya melakukan pembusukan terhadap Ketua DPRD Kampar bahwa kedudukan yang diraih oleh Ahmad Fikri, S.Ag tersebut berkat bantuan dana yang diberikan Jefry Noer pada Fikri untuk ‘menangkap’ Golkar dari tangan Syafrizal.
  8. Mundurnya H. Jawahir sebagai Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kab. Kampar mengisyaratkan sosok santun itu bulat tekad dalam pertarungan pilkada Kampar 2017, meski kemudian politik mengisyaratkan bahwa Jawahir malah akan berpasangan dengan Eva Yuliana Jefry Noer di posisi kedua.

Nah, melihat beberapa peristiwa politik di atas, maka tak pelak lagi suhu politik jelang pilkada Kampar 2017 yang gawean puncaknya di bulan Februari 2017 akan ‘panas’. Bagaimana dengan anda?  Dimanakah posisi anda? Di posisi menangkah atau yang kalah, semua terserah pada anda untuk mendefinisikan menang dan kalah pada kontek pilkada Kampar 2017 nanti. Selamat membaca… (tim)

Komentar Facebook